Berita
Wisuda Akbar
Alqur'an di Hatiku
Uploaded ( 22 Oktober 2017 ) Views ( 225 )

Perasaan cinta kepada Alqur'an terpatri di dalam hati Rahma Faradika Aulia. Meskipun dalam keadaan tunanetra, Rahma sapaan akrabnya sangat dekat dengan Alqur’an. Rahma sapaan akrabnya,mulai menghafal Alqur'an sejak Taman Kanak-Kanak (TK).

Saat ini, Rahma sudah kelas 6, bersekolah di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Hidayatul Muttaqin, Blayu, Malang. Semakin memukai sebab Rahma sudah hafal 10 juz. "Meskipun saya tidak bisa melihat, yang penting saya menjadi penghafal qur'an," ungkapnya sambil tersenyum ceria.

Putri bungsu dari pasangan Suliah Ulfa dan Mukhlis Surahman ini mempunyai cita-cita mulia menjadi penghafal Alqur'an. Sang ibu, Suliah menunjukkan kasih sayangnya kepada Rahma 24 jam dalam tujuh hari. "Alhamdulilah, Rahma anak yang mandiri. Ia bisa makan, mandi dan belajar sendiri. Semoga Rahma bisa menghatamkan hafalan qur'annya dan menjadi putri yang shalehah," tutur Suliah meneteskan air mata ketulusan.

Begitupun dengan sang ayah, Mukhlis yang merupakan anggota TNI. Ia selalu memberikan semangat kepada Rahma untuk belajar dan menghafal Qur'an. Bahkan, Mukhlis meluangkan waktu untuk mendaftarkan putri tercintanya menjadi peserta Wisuda Akbar 8 menghafal surat Al Fath di Kantor PPPA Daarul Qur'an Malang.

Senyum mengembang di wajah teduh Rahma, ia bercerita hampir setiap hari menghafal surat Al Fath ba'da Maghrib, sebelum Subuh dan sepulang sekolah. Kesungguhan Rahma untuk menjadi Hafizah tak bisa diragukan. Diusianya yang masih belia, Rahma telah meminta kepada kedua orangtuanya setelah lulus MI melanjutkan sekolah di pondok pesantren yang memiliki program hafalan Qur'an.

Indah sekali melihat satu keluarga yang cinta Alqur'an. Rahma ditemani kedua orangtuanya berangkat menuju lokasi Wisuda Akbar 8 di Masjid Bridgen Soegiyono, Malang sejak pukul 03.00 dini hari. Menggunakan sepeda motor, keluarga kecil ini bersemangat menembus dinginnya malam.

Usai melaksanakan salat Subuh, Rahma ditemani ibunya melakukan registrasi untuk ujian tahfizh. Rahma tak malu untuk membacakan hafalannya di depan penguji. Sangat istimewa sebab Rahma adalah peserta pertama yang mengikuti ujian tes menghafal surat Al Fath.

Di raut wajah Rahma tampak senyum bahagia setelah selesai ujian dan mendapatkan sertifikat. Perasaan yang sama juga dirasakan kedua orangtuanya. Sang ibu, Suliah menangis haru dan sang ayah, Mukhlis tersenyum lebar.

 

Semoga semnagat Rahma menghafal Alqur’an menjadi inspirasi bagi kita semua untuk tergerak menghafalkan Alqur'an, agar kalam-kalamNya bergema di seluruh bumi Allah. Aamiin.

Photo dalam berita ini ..

Berita lainnya