Berita Wisuda Akbar

Mualaf Cilik dari Ujung Padang Ikuti Wisuda Akbar 7
Updated  26 Mei 2016 ( 830 ) views
Share on Facebook
 
Berita Terkini
 
 
Berita Sebelumnya ..
 

 

Berawal dari perjumpaannya dengan Rektor Universitas Andalas (Unand) Padang, Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA, serta Ikatan Pemuda-pemudi Minang Indonesia. Akhirnya, Koordinator Tim Wisuda Akbar 7 Padang, Ustad Syukur Usman, dipertemukan dengan lima mualaf cilik.

"Mereka adalah anak-anak usia 10 hingga 14 tahunan, kelahiran Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat," ujap ustad Syukur.

Ia mengatakan, mereka ada 10 orang. Namun, yang kini mulai menghafalkan Alqur'an barulah lima orang. Meskipun begitu, kelimanya telah memiliki hafalan satu juz. 

“Anak-anak ini awalnya non muslim, mengingat, mayoritas penduduk Kepulauan Mentawai adalah non muslim.  Alhamdulillah, hadirnya kepedulian dari seorang mantan penegak hukum, anak-anak di sana diajak untuk mengenal ajaran yang haqiqi, yaitu Islam,” jelasnya.

Ia menceritakan, rasa iba dan simpati yang mengetuk dan membujuk pintu mata hati pria tersebut untuk merangkul mereka. Hingga memutuskan untuk mengenalkan Islam kepada mereka. 

Berupaya untuk lebih dekat dengan anak-anak adalah permulaan dari kesungguhan niatnya. Kemudian, dengan perlahan ia mengenalkan ajaran Islam yang diridhai Allah SWT satu per satu. Hingga, ia mengajak hijrah ke Kota Padang kepada anak-anak yang berkeinginan kuat mengenal Islam. 

Subhanallah, jalan dakwah tak semudah membalikkan tangan. Hambatan dan tantangan harus dilalui anak-anak dan pria 65 tahun itu. Dari keluarga anak-anak, tokoh adat maupun masyarakat umum di Mentawai. 

"Luar biasa, meskipun cibiran demi cibiran dilontarkan kepada pria itu. Tapi, ia tetap memperjuangkan jalan dakwahnya," jelas ust syukur.  

Tekad yang kokoh mengalahkan segalanya. Tak peduli pandangan masyarakat Mantawai, ia tetap bergegas membawa calon-calon penerus bangsa itu untuk menimba ilmu di Kota.

Adalah Pondok Asy-Syuhada, menjadi persinggahan sekaligus tempat tinggal mereka hingga kini. Di tempat ini, anak-anak mulai diajarkannya cara sholat, mengaji, dan ibadah lainnya, baik sunnah maupun wajib. 

Kini, lanjut dia, secara bergantian mereka berlatih menjadi imam Masjid Pondok yang berlokasi di Limau Manis, Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat ini. 

Di akhir ceritanya, ustad Syukur mengungkapkan, semua mualaf cilik itu, akan turut serta dalam Wisuda Akbar Indonesia Menghafal, Ahad 29 Mei nanti. Disamping, menjadi peserta mereka pun akan hadir sebagai tamu istimewa.   

Ia menambahkan, ketika ditanya, mengapa menghafalkan Alqur'an? Satu seruan yang terucap dari mereka. "Ketika menghafalkan Alqur'an, seketika itu pula kami mendapatkan ketenangan."

 
Image dalam Artikel ini ..
Gambar Kecil
 
Berita   Modul ini telah dikunjungi sebanyak ( 94.782 )